top of page

Jenis-jenis Alkohol Yang Dapat Digunakan Dalam Parfum

Dalam Industri parfum, selain ada minyak esensial, selalu ada komposisi alkohol di dalamnya. Kebanyakan parfum di pasaran masih menggunakan alkohol sebagai bahan dasar untuk membuat aromanya tahan lama. Pada dasarnya, alkohol yang ada dalam parfum berfungsi sebagai pelarut yang membantu menciptakan konsistensi yang dapat disemprotkan dan membantu parfum menyebar dengan baik pada kulit dan menguap. Sehingga kamu dapat mencium aroma parfum yang tersebar bersama alkohol.


Tentunya, alkohol yang digunakan dalam proses pembuatan parfum ada berbagai macam. Karenanya, penting untuk mengetahui jenis alkohol apa yang akan kamu gunakan nantinya.


Apabila kamu mencarinya di ranah online, kamu mungkin akan menemukan jenis-jenis Alkohol yang dapat digunakan dalam parfum. Agar tidak bingung, Klei Studio sudah merangkum dan menjelaskannya sedetail mungkin melalui penjelasan di bawah ini.



Jenis-Jenis Alkohol Yang Dapat dan Tidak Dapat Digunakan Dalam Parfum:


1. Alkohol Terdenaturasi atau Denatured Alcohol

Denatured Alcohol atau alkohol yang diberi bahan tambahan untuk mencegah konsumsi manusia, digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan parfum. Alkohol ini memiliki aroma yang lebih kuat daripada ethanol dan lebih murah. Namun, penggunaannya dalam parfum harus diatur dan diawasi karena bisa membuat kulit iritasi. Namun, kamu boleh menggunakan alkohol terdenaturasi jika alkohol tersebut memiliki grade TSDA yang memang dibuat khusus untuk digunakan dalam produk kosmetik


2. Trade-specific denatured alcohol (TSDA)

TSDA merupakan singkatan dari alkohol terdenaturasi khusus perdagangan. Alkohol denaturasi memang jenis alkohol yang berbahaya, namun tidak semuanya. Faktanya, sebagian besar parfum dibuat menggunakan jenis alkohol terdenaturasi yang sangat spesifik, yaitu kelas kosmetik Trade Specific Denatured Alcohol (TSDA). Varian yang paling banyak digunakan dan direkomendasikan adalah SD-40b (tingkat spesifik yang didenaturasi dengan alkohol tert-butil). Jika kamu ingin menggunakan alkohol denaturasi sebagai campuran parfummu, pilihlah yang SD-40b TSDA.


3. Ethanol dan Alkohol Perfumer

Ethanol adalah jenis alkohol yang paling umum digunakan dalam pembuatan parfum. Ini adalah alkohol yang mudah terbakar dan cepat menguap, yang membuatnya ideal untuk digunakan dalam pembuatan parfum. Alkohol ini diambil dari serealia, seperti gandum dan jagung, dan memiliki aroma yang tidak menyengat.


Sedangkan, Alkohol Perfumer merupakan sebutan untuk campuran alkohol dan beberapa zat aditif lainnya yang biasanya digunakan sebagai base (bahan dasar) parfum. Alkohol jenis ini cocok digunakan sebagai pengganti ketika tidak dapat menemukan alkohol TSDA karena ada beberapa negara yang memerlukan lisensi khusus untuk mendapatkan alkohol TSDA seperti Inggris Raya. Karenanya, sebagai alternatif, Kleive dapat menggunakan alkohol perfumer.


4. Isopropyl Alcohol

Isopropyl Alcohol atau IPA adalah jenis alkohol yang umum digunakan dalam pengharum ruangan, karena memiliki aroma yang tidak menyengat dan tidak beracun. Namun, IPA jarang digunakan dalam pembuatan parfum karena memiliki aroma yang kurang menyenangkan dan cepat menguap.


5. Alkohol Gandum & Alkohol Gandum Organik

Sesuai namanya, alkohol gandum dibuat dari fermentasi biji-bijian (gandum). Alkohol gandum bisa dikatakan organik jika bahan baku utamanya (biji-bijian) ditanam dengan proses organik pula.


6. Everclear

Everclear merupakan brand alkohol biji-bijian dengan standar kualitas terbaik (extremely high proof grain alcohol, dimana proof adalah satuan ukuran yang digunakan dalam mengukur alkohol biji-bijian) yang dijual di USA (Amerika Serikat). Jika diukur dengan angka, Everclear mencapai angka 190 proof dengan kandungan etanol 95%. Everclear juga sudah tergolong food grade, sangat cocok digunakan dalam pembuatan parfummu.


7. Vodka

Vodka memang memiliki kadar alkohol yang tinggi, yakni mencapai 40% alkohol. Tetapi Vodka tidak bisa digunakan sebagai bahan dasar parfum dikarenakan minimal alkohol untuk pembuatan parfum adalah alkohol 95%.


8. Methanol

Meski namanya terdengar mirip dengan etanol, metanol sama sekali berbeda dan tidak diperkenankan digunakan dalam pembuatan parfum. Hal ini disebabkan karena metanol amat sangat beracun dan mudah terserap oleh kulit manusia. Berbahaya sekali bukan?


9. Benzyl Alcohol

Benzyl Alcohol adalah jenis alkohol yang umum digunakan dalam pembuatan parfum karena aroma yang lembut dan manis. Alkohol ini biasanya digunakan dalam parfum floral dan powdery, dan juga berfungsi sebagai pengawet.


Dalam pembuatan parfum, pemilihan jenis alkohol yang tepat sangat penting untuk menciptakan parfum yang tepat. Keberhasilan sebuah parfum tergantung pada pemilihan jenis alkohol yang sesuai dengan karakteristik parfum yang diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang jenis alkohol yang digunakan dalam pembuatan parfum.


Jika kamu tertarik mempelajari proses pembuatan parfum lebih lanjut? Yuk ikuti Workshop Parfum dari Klei Studio yang terdiri dari berbagai level, mulai dari basic hingga intermediate. Cocok untuk kamu yang masih awam maupun sudah paham tentang parfum. Setelah selesai workshop, Kleive akan berkesempatan membawa pulang parfum racikan sendiri. Menarik banget bukan?




3,245 views0 comments

Recent Posts

See All

Comments


bottom of page